KERACUNAN ALKOHOL

Jika orang berbicara tentang alkohol umumnya berarti etanol atau etil alkohol yang biasa digunakan dalam minuman beralkohol seperti bir, anggur dan minuman keras. Spiritus yang digunakan untuk pembedahan, kandungan utamanya adalah etanol dengan sedikit methanol. Etanol juga digunakan dalam sediaan obat, pencuci mulut, antiseptic, desinfektan dan kosmetika dan kosmetika seperti aftershave, parfum dan cologne.
Penyalahgunaan alkohol sering terjadi di masyarakat dan penyalahgunaan terus menerus dapat mengakibatkan ketergantungan. Orang yang meracuni dirinya sendiri sering menggunakan obat dengan dosis tinggi yang dicampurkan dengan minuman alkohol

Dosis toksik bahan
Volume distribusi etanol adalah 0,7 l/kg atau kira-kira 50 liter pada rata-rata orang dewasa. Umumnya 0,7 gr/kg etanol murni (kira-kira 3-4 kali minum) akan menghasilkan konsentrasi etanol darah sebesar 100 mg/dl (0,1 gr/dl) yang diperkirakan secara umum akan memabukkan pada kebanyakan orang.
a. Pada kadar 100 mg/dl : cukup untuk menghambat glukoneogenesis dan menyeabkan hipoglikemia tetapi belum sampai menyebabkan koma.
b. Tingginya kadar yang dapat menyebabkan koma yang dalam atau depresi nafas sangat bervariasi, tergantung pada derajat toleransi individu pada etanol. Walaupun kadar di atas 300 mg/dl biasanya sudah dapat menimbulkan koma pada peminum bari, tetapi pada peminum alkohol yang kronis dapat sadar pada kadar 500-500 mg/dl.

Gambaran klinis
Pada keracunan yang ringan hingga sedang akan menunjukkan gejala euforia, inkoordinasi ringan, ataksia, nystagmus, gangguan kesadaran dan reflek meningkat. Hambatan sosial menurun, dan menjadi lebih agresif. Hipoglikemia mungkin terjadi.
Pada keracunan yang berat mungkin menyebabkan koma, depresi nafas, aspirasi paru. Pada pasien ini pupil mata biasanya mengecil, suhu, tekanan darah dan denyut nadi menurun. Rabdomiolisis dapat terjadi pada immobilisasi yang lama.
Penyalahgunaan etanol kronik dapat menimbulkan perdarahan gastrointestinal, sindrom mallory-Weiss atau varises esofagus, pankreatitis, hepatitis, sirosis hati dan ensefalopathi hepatik, hipokalemia, hipofosfoatemia dan hipomagnesemia, defiiensi tiamin, ketoasidosis alkoholik dan penurunan daya tahan terhadap infeksi.
Sindrom putus obat alkohol pada premium alkohol kronik menyebabkan tremulousness, hiperaktif sistem saraf simpatik dan tertawa terbahak-bahak. Kadang-kadang hal ini akan meningkat menjadi delirium tremens, sindrom yang mengancam kehidupan dari hioperaktif otonom yang parah, hipertemia, dan delirium yang mempunyai morbiditas maupun mortalitas yang tinggi bila tidak diobati.

Penatalaksanaan
1. Stabilisasi:
a. Penatalaksanaan jalan nafas
b. Penatalaksanaan fungsi pernafasan : ventilasi dan oksigenasi

2. Dekontaminasi
 Dekontaminasi mata:
Dilakukan sebelum dekontaminasi kulit
 Posisi pasien duduk atau berbaring dengan kepala tengadah dan miring ke sisi mata yang terkena atau terburuk kondisinya.
 Secara perlahan bukalah kelopak mata yang terkena dan lakukan irigasi dengan sejumlah air bersih atau larutan NaCl 0,9% perlahan selama 15-20 menit
 Hindari bekas air cucian mengenai wajah atau mata lainnya
 Jangan biarakan pasien menggosok matanya
 Jika masih belum yakin bersih, cuci kembali selama 10 menit
 Tutuplah mata dengan kain kassa steril dan segera kirim ke dokter mata
 Dekontaminasi kulit (termasuk rambut dan kuku)
 Bawa segera pasien ke air pancuran terdekat
 Cuci (scrubbing) segera bagian kulit yang terkena dengan air mengalir dingin atau hangat dan sabun minimal 10 menit
 Jika tidak ada air, sekalah kulit dan rambut pasien dengan kain atau kertas secara lembut, jangan digossok
 Lepaskan pakaian, arloji dan sepatu yang terkontaminasi atau muntahannya dan buanglah dalam wadah/plastik tertutup
 Penolong perlu dilindungi dari percikan, misalnya dengan menggunakan sarung tangan, masker hidung dan apron. Hati-hati untuk tidak menghirupnya
 Keringkan dengan handuk yang kering dan lembut
 Dekontaminasi gastrointestinal
Karena etanol sangat cepat diabsorpsi maka emesis dan bilas lambung tidak dianjurkan. Kecuali penelanan bahan baru terjadi 30 menit atau dicurigai obat lain juga ikut tertelan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: