Mengenal Virus Komputer

Overview

Apa itu virus?
dari pengguna komputer tersebut. Virus dapat menimbulkan efek yang berbahaya, misalnya mulai dari menampilkan pesan, mencuri data atau bahkan mengontrol komputer Anda dari jarak jauh.

Bagaimana Virus atau worm adalah suatu program komputer yang dapat menyebar pada komputer atau jaringan dengan cara membuat copy dari dirinya sendiri tanpa sepengetahuan virus menginfeksi komputer?
Suatu virus pertama kali harus dijalankan sebelum ia mampu untuk menginfeksi suatu komputer. Ada berbagai macam cara agar virus ini dijalankan oleh korban, misalnya dengan menempelkan dirinya pada suatu program yang lain. Ada juga virus yang jalan ketika Anda membuka suatu tipe file tertentu. Kadangkala virus juga memanfaatkan celah keamanan yang ada pada komputer Anda (baik sistem operasi atau aplikasi), dengan memanfaatkan hal-hal tersebut virus dapat berjalan dan kemudian akan menyebarkan dirinya sendiri secara otomatis.

Anda juga dapat menerima suatu file yang sudah terinfeksi virus dalam attachment e-mail Anda. Begitu file tersebut Anda jalankan, maka kode virus akan berjalan dan mulai menginfeksi komputer Anda dan bisa menyebar pula ke semua file yang ada di jaringan komputer Anda.

Trojan horse
Trojan horse adalah program yang kelihatan seperti program yang valid atau normal, tetapi sebenarnya program tersebut membawa suatu kode dengan fungsi-fungsi yang sangat berbahaya bagi komputer Anda.

Sebagai contoh, virus DLoader-L datang dari attachment e-mail dan dianggap sebagai sebagai suatu update program dari Microsoft untuk sistem operasi Windows XP. Jika Anda menjalankannya maka dia akan mendownload program dan akan memanfaatkan komputer Anda untuk menghubungkan komputer Anda ke suatu website tertentu. Targetnya tentu saja untuk membuat website tadi menjadi overload dan akhirnya tidak bisa diakses dengan benar oleh pihak lain. Ini sering dinamakan dengan serangan denial of service atau DoS.

Trojan tidak dapat menyebar secepat virus karena trojan tidak membuat copy dari dirinya sendiri secara otomatis. Tapi sejalan dengan perkembangan virus, maka trojan horse bisa bekerjasama dengan virus dalam hal penyebarannya. Virus dapat melakukan download terhadap trojan yang merekam keystroke keyboard Anda atau mencuri informasi yang ada pada komputer Anda. Di sisi lain, trojan juga digunakan untuk menginfeksi suatu komputer dengan virus.

Worms
Worm bisa dikatakan mirip dengan virus tetapi worm tidak memerlukan carrier dalam hal ini program atau suatu dokumen. Worm mampu membuat copy dari dirinya sendiri dan mengunakan jaringan komunikasi antar komputer untuk menyebarkan dirinya. Banyak virus seperti MyDoom atau Bagle bekerja sebagaimana layaknya worm dan menggunakan e-mail untuk mem-forward dirinya sendiri kepada pihak lain.

Apa yang bisa dilakukan oleh virus?
Virus seringkali mengganggu Anda atau menghentikan kerja komputer Anda pada saat diperlukan. Sejalan dengan perkembangan di dunia virus komputer maka sampai saat ini efek dari virus ini sudah semakin banyak, yaitu:

  • Memperlambat e-mail
    Virus dapat menyebar melalui e-mail, seperti virus Sobig, dan mampu untuk membuat trafik e-mail yang sangat besar yang tentu saja akan membuat server menjadi lambat atau bahkan menjadi crash. Bahkan jika hal tersebut tidak sampai terjadi, perusahaan yang merasa terganggu dengan insiden ini toh juga akan mematikan servernya.
  • Mencuri data konfidental
    Worm Bugbear-D contohnya, mampu merekam keystroke keyboard Anda, termasuk password dan lain sebagainya. Rekaman tadi biasanya akan dikirim ke si pembuat virus untuk dimanfaatkan lebih lanjut.
  • Menggunakan komputer Anda untuk menyerang suatu situs
    MyDoom contohnya, dia menginfeksi banyak komputer di seluruh dunia untuk menyerang situs SCO dengan traffic data yang sangat besar. Ini akan membuat situs tersebut akan terbebani luar biasa dan akhirnya akan crash dan tidak bisa melayani pengguna lainnya.
    Ini biasa dinamakan dengan denial of service.
  • Membiarkan orang lain untuk membajak komputer Anda
    Beberapa virus menempatkan trojan backdoor pada komputer dan ini akan membuat si pembuat virus dapat terhubung ke komputer tersebut secara diam-diam dan bisa dimanfaatkan lebih lanjut sesuai dengan keinginannya.
  • Merusak data
    Virus Compatable contohnya, dapat membuat perubahan pada data yang Anda simpan pada dokumen MS Excel.
  • Menghapus data
    Virus Sircam contohnya, berusaha untuk menghapus atau meng-overwrite hardisk Anda pada suatu waktu tertentu yang tidak terduga.
  • Men-disable hardware
    Virus CIH atau Chernobyl contohnya, berusaha untuk meng-overwrite chip BIOS pada tanggal 26 April dan akan membuat komputer Anda menjadi tidak berfungsi.
  • Menimbulkan hal-hal yang aneh dan mengganggu
    Virus worm Netsky-D contohnya, dapat membuat komputer berbunyi beep secara spontan atau tiba-tiba untuk beberapa jam lamanya.
  • Menampilkan pesan tertentu
    Virus Cone-F contohnya, akan menampilkan pesan berbau politik jika bulan menunjukkan bulan Mei.
  • Merusak kredibilitas Anda
    Jika virus mem-forward dirinya sendiri dari komputer Anda ke komputer pelanggan Anda atau komputer rekan bisnis Anda, maka hal ini akan merusak reputasi Anda sebagai suatu organisasi dan mereka akan tidak mau lagi melanjutkan hubungan bisnis dengan Anda atau malah menuntut kompensasi dari pihak Anda.
  • Membuat malu Anda
    Virus PolyPost contohnya, akan memposting dokumen dan nama Anda pada newsgroup yang berbau pornografi.

Risiko Virus dan Virus E-mail

Dimana saja letak risiko terhadap virus komputer?
Virus dapat menjangkau komputer Anda melalui berbagai macam cara. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Program dan dokumen
    Program komputer dan juga dokumen dapat terinfeksi oleh virus. Ketika Anda men-sharing program atau dokumen tadi kepada rekan-rekan Anda yang lain, maka hal ini akan membuat penyebaran virus akan semakin luas apalagi jika menyebar melalui jaringan LAN kantor Anda atau bahkan melalui internet.
  • Internet
    Anda bisa saja men-download program atau dokumen yang sudah terinfeksi virus dari internet. Celah keamanan pada komputer Anda dapat membuat virus untuk memanfaatkannya.
    Virus dapat menular ke komputer Anda melalui internet secara otomatis tanpa Anda melakukan apa-apa sebelumnya.
  • E-mail
    E-mail yang Anda terima setiap hari dapat saja membawa virus melalui attachment. Begitu Anda menjalankan program atau dokumen yang ada pada attachment tadi, maka komputer Anda akan terinfeksi oleh virus. Beberapa e-mail bahkan dapat mengandung script berbahaya yang akan dijalankan begitu Anda melakukan preview terhadap e-mail atau membaca isi dari e-mail Anda.
  • CD atau disket
    Disket dapat membawa virus pada boot sector-nya. CD atau disket juga bisa berisi program yang sudah terinfeksi oleh virus.

File-file apa saja yang bisa diinfeksi oleh virus?
Virus dapat menempelkan dirinya pada apa saja yang berjalan pada komputer Anda.
Apa sajakah hal tersebut? Simak saja penjelasan berikut ini.

  • Program
    Beberapa virus mampu untuk menginfeksi program komputer.
    Jika Anda menjalankan program yang sudah terinfeksi virus tadi, maka kode virus secara otomatis juga akan dijalankan pertama kali. Virus-virus jenis ini muncul pada saat awal-awal munculnya virus di dunia komputer dan sampai sekarang masih merupakan ancaman yang serius apalagi dengan perkembangan internet yang mampu untuk mendistribusikan program dengan cepat ke seluruh dunia.
  • Dokumen
    Word processing atau spreadsheet, seperti MS Word atau MS Excel, seringkali menggunakan macro untuk mengotomatisasi suatu pekerjaan. Beberapa virus memanfaatkan fasilitas macro ini untuk menyebarkan dirinya sendiri ke dokumen yang lainnya. Jika Anda menjalankan dokumen yang mengandung virus macro ini, maka dia akan meng-copy dirinya ke startup program yang membuka dokumen tersebut dan akhirnya bisa menulari dokumen lainnya yang masih bersih dari virus.
  • Boot sector
    Ketika Anda menghidupkan komputer, maka komputer akan mengakses suatu bagian pada disk yang disebut dengan “boot sector” dan akan menjalankan program yang nantinya akan memulai sistem operasi. Pada jaman awal-awalnya virus komputer, seringkali area boot sector ini ditumpuki dengan kode virus, sehingga ketika komputer dinyalakan dan mengakses boot sector, maka kode virus secara otomatis akan dijalankan pula.

Virus e-mail
Kebanyakan virus e-mail ini sangat tergantung dari user yang mengklik dokumen atau program yang ada pada attachment e-mail. Ini akan menimbulkan virus untuk mem-forward dokumen yang terinfeksi tadi kepada alamat e-mail yang lainnya. Virus Netsky sebagai contoh, mampu mencari file-file dalam komputer Anda yang berisi alamat e-mail (misalnya HTML file atau file dalam format EML), dan akan menggunakan program e-mail yang ada pada komputer Anda untuk mengirimkan dokumen yang terinfeksi ke alamat-alamat e-mail yang sudah didapat tadi. Beberapa virus lainnya seperti Sobig-F bahkan sudah tidak memerlukan program e-mail pada komputer Anda untuk mengirimkan e-mail, tetapi mereka memiliki SMTP engine sendiri untuk mengirimkan e-mail. E-mail virus ini bisa menguasai komputer Anda atau bahkan mencuri data. Tetapi target utama dari jenis virus e-mail ini biasanya akan menimbulkan trafik e-mail yang sangat besar dan membuat server menjadi crash.

Sekali lagi hati-hatilah terhadap attachment pada e-mail Anda. Bahkan attachment dengan ekstensi .txt juga dapat berbahaya karena seringkali dibelakangnya masih ada ekstensi lagi misalnya .vbs yang dapat berisi script dari virus.

Dapatkah saya terkena virus hanya dengan membaca suatu e-mail?
Anda tidak perlu membuka atau menjalankan program dalam attachment e-mail untuk dapat terinfeksi virus. Beberapa virus, seperti Kakworm dan Bubbleboy, dapat menginfeksi komputer Anda begitu Anda membaca e-mail. Mereka akan tampak seperti pesan e-mail yang normal tetapi di dalamnya sebenarnya mengandung script yang tersembunyi yang akan berjalan begitu Anda membuka atau membacanya (atau bisa juga melalui preview pane, jika Anda menggunakan Outlook dengan versi Internet Explorer yang cocok). Virus jenis ini akan merubah setting pada komputer Anda dan mengirimkan virus kepada user lain melalui e-mail. Pihak Microsoft sudah mengeluarkan patch untuk masalah ini.
Untuk mengetahui patch apa saja yang Anda perlukan, maka silakan kunjungi situs http://windowsupdate.microsoft.com/. Untuk mengikuti perkembangan security pada sistem operasi Windows dan juga aplikasinya, silakan saja ikuti mailing list mereka di http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/notify.asp.

Internet Worms, Backdoor Trojan dan Spyware

Internet worms
Anda akan sangat berisiko jika terhubung ke internet, bahkan jika Anda tidak membuka e-mail sekalipun. Internet worm dapat menjangkiti komputer Anda yang terhubung pada jaringan dengan cara memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi Anda. Worm Blaster contohnya, memanfaatkan kelemahan yang ada pada service Remote Procedure Call (RPC) yang ada pada Windows NT, 2000 dan XP. Worm ini memanfaatkan tersebut untuk melakukan propagasi dengan cara meng-copy-kan dirinya sendiri ke komputer yang lainnya. Ketika worm tersebut menyebarkan dirinya, maka ini akan menimbulkan trafik pada jaringan yang sangat besar yang pada akhirnya akan memperlambat jaringan komputer Anda atau bahkan membuat komputer Anda menjadi crash. Worm ini juga membuat komputer-komputer yang terinfeksi tadi untuk bersama-sama mengadakan koneksi ke situs Microsoft sehingga membuat situs tersebut sulit diakses oleh orang lain karena mengalami overload. Microsoft (dan juga vendor sistem operasi lainnya) mengeluarkan patch untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software mereka. Anda sebaiknya mengikuti perkembangan security produk-produk mereka dengan cara secara reguler mengunjungi website vendor tersebut untuk mendapatkan informasinya.

Dapatkah saya mendapatkan virus dari suatu situs?
Suatu situs biasanya ditulis dengan memanfaatkan kode HTML (Hypertext Markup Language). Ini tidak akan membawa virus, meskipun ia dapat juga memanggil program atau file yang dapat melakukannya. Anda tidak akan terinfeksi oleh virus gara-gara Anda mengakses halaman web yang murni berbasis HTML.

Backdoor trojan
Backdoor trojan adalah suatu program yang membolehkan seseorang untuk mengambil alih kontrol terhadap suatu komputer melalui internet. Backdoor trojan akan nampak seperti program yang normal dan kelihatannya tidak mengganggu Anda. Tetapi begitu Anda menjalankan program yang berisi backdoor ini, maka dia akan menjalankan fungsi-fungsi tersembunyi yang tidak disadari oleh pengguna komputer. Backdoor trojan saat ini bisa dikatakan sedang trend di internet, bahkan viruspun dapat meletakkan suatu backdoor trojan pada suatu komputer. Begitu pertama kali backdoor trojan dijalankan, maka biasanya dia akan menambahkan dirinya pada bagian startup di komputer tersebut sehingga backdoor trojan ini akan selalu dijalankan ketika komputer dinyalakan kembali. Si pengirim backdoor trojan ini bisa melihat komputer mana saja yang mengandung backdoor dan dia dapat terhubung ke komputer tersebut tanpa disadari oleh pengguna komputer disana. Setelah terhubung dengan komputer yang sudah terinfeksi backdoor trojan ini, maka si pengirim backdoor trojan akan dapat melakukan berbagai hal, seperti menjalankan aplikasi, mengakses file personal Anda, memodifikasi file atau meng-upload file, merekam keystroke keyboard Anda atau bahkan menggunakan komputer Anda untuk mengirimkan e-mail spam kepada orang lain. Beberapa backdoor trojan yang sudah kita kenal adalah Subseven, BackOrifice dan Graybird yang sering dianggap sebagai patch untuk memperbaiki worm Blaster.

Spyware
Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang iklan untuk mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer dimana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah suatu virus. Anda tidak dapat menyebarkannya ke komputer yang lain. Tetapi spyware terkadang memiliki efek-efek lain yang tidak terduga.

Anda bisa saja mendapatkan spyware ketika Anda mengakses suatu situs tertentu. Suatu pesan pop-up biasanya akan muncul dan menyuruh Anda untuk mendownload program yang “kelihatannya” Anda butuhkan, atau terkadang program spyware ini bisa secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.

Spyware akan jalan di komputer Anda dan akan mencatat semua aktivitas Anda (misalnya mencatat situs apa saja yang Anda kunjungi) dan akan melaporkannya kepada pihak lain, dalam hal ini pihak pemasang iklan. Efek lainnya adalah mengganti halaman home pada web browser Anda dengan suatu alamat situs tertentu atau bahkan juga ada yang memiliki efek untuk men-dial modem ke nomor 0900 (premium call).

Aktivitas spyware ini jelas akan memakan resource pada komputer Anda dan dapat memperlambat performa dari komputer Anda. Beberapa software anti-spyware saat ini sudah dapat mendeteksi adanya spyware pada komputer Anda dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur anti-spyware pada aplikasi System Mechanic.

Bagaimana dengan cookies?
Jika Anda mengunjungi suatu situs, maka situs tersebut dapat meletakkan suatu paket data kecil yang sering disebut dengan cookie pada komputer Anda. Ini akan membuat situs tersebut untuk mengingat informasi detail mengenai Anda dan juga bisa mendeteksi kunjungan Anda ke situs tersebut di kemudian hari.

Cookie tidak mengandung ancaman bagi data di komputer Anda, tetapi sebaliknya cookie bisa mengganggu konfidensial dan privacy Anda. Jika Anda ingin tetap bersifat anonymous, maka silakan set browser Anda untuk selalu men-disable cookies.

Virus pada Mobile Device

Dapatkah telepon seluler terkena virus?
Telepon seluler dapat terinfeksi oleh virus worm yang menyebarkan dirinya melalui jaringan telepon seluler, meskipun sampai tulisan ini diturunkan belum begitu banyak risiko yang ditimbulkannya. Pada tahun 2004, worm pada telepon seluler pertama kali ditemukan. Worm Cabir-A ini menyerang telepon seluler yang menggunakan sistem operasi Symbian. Worm ini menyebarkan dirinya sendiri dan nampak seperti game dengan format file SIS. Jika Anda menjalankan file ini, maka akan muncul pesan pada layar dan worm akan jalan setiap kali Anda menyalakan telepon seluler. Cabir-A akan mencari telepon seluler lain di sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi Bluetooth dan akan mengirimkan dirinya sendiri ke telepon seluler tersebut. Worm ini membuktikan kepada publik bahwa infeksi virus pada telepon seluler sudah terjadi dan wajib diwaspadai.

Ada juga virus konvensional yang mengirimkan pesan ke telepon seluler. Contohnya Timo-A, yang menggunakan modem komputer untuk mengirimkan SMS ke nomor telepon seluler tertentu. Tetapi virus ini tidak sampai menginfeksi atau merusak telepon seluler. Sampai tulisan ini dipublikasikan, memang virus pada telepon seluler belumlah begitu banyak. Ini disebabkan karena banyaknya sistem operasi yang ada dan juga karena karakteristik baik software maupun device yang cepat berubah.

Risiko Bluetooth
Bluetooth merupakan teknologi untuk piranti nirkabel yang memungkinkan komputer, telepon seluler, PDA dan lain sebagainya untuk saling terhubung dalam suatu jarak tertentu. Bluetooth mampu untuk mengadakan koneksi antar peralatan-peralatan tersebut secara transparan. Saat ini Bluetooth juga sudah dieksploitasi oleh worm pada telepon seluler. Bluetooth digunakan sebagai media untuk penyebaran worm ke telepon seluler yang lain.

Teknologi yang berbasis Bluetooth, seperti Jini, juga mampu melakukan kontrol jarak jauh terhadap suatu service. Bluetooth dan Jini didesain bahwa hanya kode yang valid dan terpercaya saja yang mampu untuk membawa operasi-operasi yang sifatnya sensitif. Tetapi teknologi-teknologi tersebut juga membuka peluang bagi kode-kode jahat yang mengganggu jalannya service tersebut.

Anda dapat mencegah risiko Bluetooth ini dengan cara mematikan setting Bluetooth “visible to others” pada telepon seluler Anda.

Dapatkah palmtop atau PDA terkena virus?
Palmtop, handheld atau PDA membuka peluang bagi virus untuk diserang, walaupun saat ini belum banyak ditemukan gangguan yang ada. PDA atau palmtop berjalan dengan suatu sistem operasi seperti Palm, Symbian, Linux atau PocketPC. Ini bisa dimanfaatkan oleh worm untuk diserang tetapi saat ini risiko tersebut masih belum begitu terlihat.

Para pembuat virus tampaknya lebih tertarik mentargetkan sistem komputer desktop untuk virus yang dibuatnya. Ini disebabkan karena pengguna komputer desktop saat ini lebih populer dan juga penyebaran virus bisa sangat cepat dengan adanya e-mail dan internet. Mungkin bahaya pada palmtop saat ini adalah mereka digunakan sebagai carrier bagi worm. Begitu Anda melakukan sinkronisasi palmtop atau PDA Anda dengan komputer maka worm tadi akan menyebar ke PC Anda dan melakukan aksinya. Untuk mencegah hal ini maka gunakan selalu anti-virus yang definisi virusnya selalu terupdate.

Anti-virus, Pembuat Virus dan Sejarah Virus

Program anti-virus
Program anti-virus mampu untuk mendeteksi virus dan mencegah akses ke file yang terinfeksi dan juga mampu untuk menghilangkan infeksi yang terjadi. Program virus scanner merupakan jenis yang paling populer dalam dunia anti-virus, tetapi program-program seperti ini harus sering di-update agar mampu untuk mengenali virus-virus yang baru.
Secara umum ada dua jenis program anti-virus yaitu on-access dan on-demand scanner. Banyak vendor yang menawarkan gabungan dari kedua jenis tersebut dalam satu paket.

  • On-access scanner akan selalu aktif dalam sistem komputer Anda selama Anda menggunakannya. Scanner jenis ini akan secara otomatis memeriksa file-file yang Anda akses dan dapat mencegah Anda untuk menggunakan file-file yang sudah terinfeksi oleh virus komputer.
  • On-demand scanner membiarkan Anda yang akan memulai aktivitas scanning terhadap file-file di komputer Anda. Ini juga bisa Anda atur agar bisa dilakukan secara periodik dengan menggunakan scheduler.

Selain yang sudah disebut di atas ada juga jenis anti-virus yang menerapkan scanner secara heuristic, dimana cara ini memungkinkan scanner tersebut untuk mendeteksi virus, baik yang sudah diketahui atau belum, dengan menggunakan aturan-aturan yang umum yang menjadi indikator adanya suatu virus. Ini sangat berguna untuk mendeteksi virus-virus jenis baru atau yang belum terdeteksi sebelumnya. Jenis heuristic scanner ini tidak perlu sering diupdate tetapi efek sampingnya terkadang bisa menimbulkan kesalahan deteksi, dimana seharusnya itu file atau program normal, tetapi dideteksi dan dianggap sebagai suatu virus.

Siapa yang menulis virus?
Jika komputer atau jaringan Anda terkena virus, Anda pasti merasa jengkel dan terkadang Anda berpikir “Kenapa orang-orang ini sampai membuat virus?”. Motivasi si pembuat virus terkadang berbeda-beda dalam membuat virus. Ada yang membuat virus karena ingin menyebarkan pesan politik, ingin mencari ketenaran, ingin mendapat pengakuan publik, mengkritik suatu institusi atau perusahaan (seperti virus-virus yang mengejek perusahaan Microsoft dan lain sebagainya). Mereka mampu untuk masuk ke dalam sistem komputer seseorang, mendapatkan berbagai informasi, seperti alamat e-mail dan lain-lain dan kemudian bisa saja menjual informasi tersebut kepada spammer. Menurut beberapa penelitian, diketahui bahwa rata-rata pembuat virus adalah laki-laki, berumur dibawah 25 (dua puluh lima) tahun dan masih single. Mereka terkadang ingin mendapat pengakuan dari komunitasnya dengan cara membuat dan menyebarkan virus komputer. Aktivitas membuat virus, sama saja seperti aksi graffiti, dimana yang terbaik akan mendapatkan status yang lebih baik dari komunitasnya.

Membuat virus terkadang suatu kepuasan tersendiri bagi penulisnya, dan mereka akan mendapat kekuatan dan kepopuleran di dunia maya, sementara hal ini tidak bisa mereka dapatnkan di dunia nyata. Mereka seringkali menggunakan nama-nama yang unik dan aneh demi menunjukkan eksistensinya dan juga terobsesi oleh tokoh-tokoh fantasi pujaannya.

Kronologi sejarah virus komputer

  • 1950s – Bell Labs membuat suatu game eksperimental dimana pemainnya menggunakan program jahat untuk menyerang komputer pemain lainnya.
  • 1975 – Penulis kisah sci-fi, John Brunner, membayangkan suatu worm komputer menyebar melalui jaringan.
  • 1984 – Fred Cohen mengenalkan istilah virus komputer di dalam thesisnya.
  • 1986 – Virus komputer pertama bernama Brain ditulis oleh dua orang bersaudara di Pakistan.
  • 1987 – Worm yang bernama Christmas tree menyerang jaringan komputer IBM.
  • 1988 – Worm internet menyebar pada jaringan US DARPA.
  • 1992 – Terjadi kepanikan di dunia terhadap virus Michelangelo.
  • 1994 – Good Times, virus hoax pertama muncul di dunia.
  • 1995 – Virus dokumen pertama yang bernama Concept, hadir di dunia.
  • 1998 – CIH atau Chernobyl menjadi virus pertama yang mampu untuk mengganggu hardware komputer.
  • 1999 – Mellisa, virus yang menyebarkan dirinya melalui e-mail menyebar ke seluruh dunia. Kemudian virus Bubbleboy, menjadi virus pertama yang mampu menginfeksi komputer ketika Anda membaca e-mail Anda.
  • 2000 – Love Bug, menjadi virus e-mail yang sukses. Pada saat itu juga ditemukan virus pada sistem operasi Palm.
  • 2001 – Virus yang mengklaim dirinya berisi foto pemain tenis Anna Kournikova menginfeksi ribuan komputer di seluruh dunia.
  • 2002 – David L Smith, pembuat virus Mellisa, diputus oleh pengadilan Amerika untuk di penjara selama 20 bulan.
  • 2003 – Worm Blaster menyebar di internet dengan memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi Windows. Pada saat yang sama juga menyebar virus e-mail yang bernama Sobig, ini membuat bulan Agustus 2003 menjadi bulan terburuk untuk insiden virus pada tahun tersebut.
  • 2004 – Pembuat worm Netsky dan Bagle saling bersaing untuk meraih efek yang paling besar.

Apakah membuat virus itu selalu salah?
Bagi kita semua telah sepakat bahwa virus itu merupakan sesuatu hal yang buruk, tetapi apakah hal tersebut sepenuhnya benar? Beberapa virus bersifat tidak merusak atau bahkan ada yang berisi hal-hal yang lucu. Ada lagi virus lainnya yang memberi peringatan kepada kita mengenai adanya kelemahan pada suatu software tertentu. Beberapa orang ada yang berargumentasi bahwa virus ini ada gunanya juga, misalnya digunakan untuk menyebarkan bug fix. Sayangnya virus-virus yang bertujuan tidak merusak ini juga tidak bisa bertahan lama keberadaannya dan juga tetap saja tidak disenangi oleh semua orang.

Pertama, karena virus mampu untuk merubah setting pada komputer seseorang tanpa sepengetahuannya. Ini merupakan perbuatan yang tidak etis sekaligus juga ilegal pada sebagian besar negara di dunia ini, baik itu bertujuan baik atau buruk. Anda tidak boleh mengganggu komputer orang lain, ini sama analoginya dengan Anda meminjam mobil orang lain tanpa ijin, walaupun Anda mengisikan bahan bakarnya.

Kedua, virus seringkali bertingkah lebih jauh dari harapan si pembuat virus. Virus yang dibuat secara asal-asalan bisa menimbulkan masalah lain yang lebih besar. Meskipun itu tidak berbahaya pada sistem tertentu, tetapi bisa saja menimbulkan masalah pada sistem yang lain.

Ketiga, virus dapat menyebar secara cepat, dan dalam hal ini si pembuat virus tidak bisa mengontrol penyebarannya lagi dan siapa saja bisa terinfeksi oleh virus tersebut.

Dalam beberapa kasus, membuat virus dianggap sebagai barang bukti bahwa suatu virus jenis baru bisa melakukan sesuatu terhadap suatu sistem. Ini biasanya dinamakan proof-of-concept virus. Biasanya virus ini tidak memiliki efek tertentu dan tidak disebarkan ke jaringan publik. Ada lagi penulis virus yang mengklaim aktivitasnya sebagai suatu riset. Biasanya virus-virus ini belum sempurna pembuatannya sehingga berbahaya jika dilepas ke publik.

Mencegah virus
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah virus, berikut ini akan disajikan hal-hal tersebut.

  • Membuat orang paham terhadap risiko virus,
    Katakan kepada semua orang bahwa mereka selalu dalam risiko ketika membuka e-mail, membuka attachment e-mail, download file dari suatu situs atau saling bertukar disket. Mereka harus mengerti bahwa bahaya virus ada dimana-mana dan berhati-hatilah.
  • Install program anti-virus dan update-lah secara reguler,
    Program anti-virus dapat mendeteksi dan terkadang mampu untuk membasmi virus. Jika program tersebut menawarkan on-access scanner, segera saja gunakan fasilitas tersebut.
  • Selalu gunakan software patch untuk menutup lubang security,
    Selalu monitor perkembangan patch untuk sistem operasi yang Anda gunakan. Jika ada yang baru segera di-download dan jalankan agar menutup lubang security yang ada pada komputer Anda. Ini akan membuat virus sedikit sulit untuk menyebar.
  • Gunakan firewall,
    Sebuah firewall mampu untuk mencegah akses ilegal ke sistem komputer atau jaringan Anda. Ini juga bisa mencegah penyebaran virus secara cepat ke dalam jaringan.
  • Selalu backup secara reguler data Anda,
    Selalu buatlah backup untuk semua data yang ada pada komputer Anda. Pilihlah data dan program yang Anda anggap penting dan lakukan backup secara reguler. Jika sewakti-waktu komputer Anda terinfeksi virus maka Anda masih bisa melakukan restore dengan data dan program yang bersih.

Satu Tanggapan to “Mengenal Virus Komputer”

  1. pusing deh kebanyakan virus. ga ngerti antivirus lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: