Archive for the Kesehatan Category

KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS

Posted in Kesehatan on Oktober 19, 2008 by rhephi

Oleh Dr.M. Anjad Khan

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya, mencatat semua merk barang, makanan & obat-obatan Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam
bentuk matematis seperti E-904, E-141.


Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran lalu menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang dalam bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan jangan banyak tanya …! Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh negara bagian barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging babi.

Peternakan babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di Perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hwan lainnya. Namun, orang Eropa & Amerika berusaha menghindari lemak-lemak itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? Babi-babi dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi
yang bikin pusing POM adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.

Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal uji cobanya, mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata berhasil. Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan. Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, bahan dari lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produknya. Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti dengan lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara Islam, maka dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi & domba. Meskipun begitu
lemak-lemak itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam.Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya produsen menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang dicapai bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM, sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E ? CODES, E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional, antara lain :
pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula2, biskuit, makanan kaleng, buah2an kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis makanan & obat2an lainnya. Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di bawah ini, positif mengandung lemak babi :
E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,
E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433,
E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477,
E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572,
E631, E635, E904.

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari’at Islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.

Semoga manfaat,
M. Anjad Khan
Medical Research Institute United States

Prennss …kalo mo hang out di Starbucks or Coffebean, pikir2 ulang deh… karena, ternyata semua minuman mengandung elmusifier yang berasal dari babi. Kalo membeli makanan kita juga gampang mengetahui halal or haram, caranya dg melihat ada tidaknya kode E ? trus tiga digit angka dibelakangnya, dan itu artinya bahan2 berasal dari lemak babi…
****************
Dear all …
Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471 (tidak ada embel2 lain, misal : lecithin de sojaatau soy lecithin), maka saya yakni bahwa “origin”nya adalah pork or varken (babi) Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim Groningen the Netherlands & ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk mengecek content / ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan dibeli. Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada roti tawar. Karena itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dg istilah biological bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga lebih mahal (1/2 blok roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dg emulsifier),yang pentingkan halal.
************ ****************
E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrak dari tulang babi. E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak tulang babi. Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fatty acid). Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2 berikut :
Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll
Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or bulk, coffee cream, marshmallo, jelly, dsb.
Demikian sekilas info, semoga manfaat
Wallahu’alam bi shawab——————– ————

7 JENIS JUS BUAH YANG BERKHASIAT

Posted in Kesehatan on Februari 3, 2008 by rhephi

Claire Bates dalam Daily Mail, menuliskan bahwa para ilmuwan telah menemukan khasiat jus delima yang kaya antioksidan baik untuk jantung. Hanya dengan minum 1 gelas/hari dapat memperbaiki aliran darah sebesar 1/3. Terdapat 7 jus buah berkhasiat yang memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu:

 

1.      Jus delima

Manfaat : membantu jantung, dimana jus delima ini kaya antioksidan yang membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol. Jus delima ini juga dihubungkan dengan pencegahan terjadinya kanker prostate. Jus ini dilengkapi dengan vitamin A, C dan E serta asam folat yang penting pada tahap awal kehamilan.

 

2.      Jus jeruk

Manfaat : untuk system kekebalan, proteksi terhadap anemia. Sumber yang paling baik dari vitamin C dan juga sumber asam folat, sehingga wanita hamil sebaiknya meminumnya dalam jumlah yang cukup banyak.

Minum jus jeruk dengan makanan  meningkatkan ambilan besi untuk proteksi terhadap anemia. Penelitian baru menyarankan minum segelas jus/hari, ternyata juga membantu mencegah terjadinya radang sendi (arthritis).

 

3.      Jus Grapefruit

Manfaat : untuk system kekebalan. Kaya akan vitamin C, buah grapefruit merupakan sejenis jeruk dan oleh karena itu kaya akan beta-karoten. Ini membantu melindungi kulit dari kerusakan oleh radikal bebas. Tetapi penggunaannya dihindarai pada saat kita sedang dalam medikasi. Jus grapefruit mengandung suatu substansi yang dapat memperlambat pemecahan beberapa obat. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah obat dalam aliran darah, sehingga meningkatkan efeknya.

 

4.      Jus apel

Manfaat : untuk enerhi; proteksi jantung. Kaya akan flavonoid yang membantu melindungi jantung. Memilki 1/3 kadar vitamin C jus jeruk. Mengandung banyak gula fruktosa.

Tetapi penggunaannya dihindari pada anak-anak, karena dapat meyebabkan keluhan gangguan lambung.

 

5.      Jus nenas

Manfaat : unutk pencernaan. Buah ini mengandung enzim bromelain, yang membantu mencerna protein dan buah ini juga mengandung gula alamiah untuk meningkatkan energi. Mengandung 11 mg vitamin C/100 ml.

 

6.      Jus tomat

Manfaat : untuk menguruskan badan; kesehatan pria. Jus untuk menguruskan ini hanya mengandung 50 kalori/250 ml. jus tersebut juga mengandung bioflavanoid yang membantu memperkuat pembuluh darah dan pembentukan kantong yang mengandung air pada kulit yang menyebabkan selulit. Dan kandungan likopen dalam tomat telah terjadinya kanker prostate.

Tetapi penggunaanya sebaiknya dihindari pada individu dengan tekanan darah tinggi, karenan jus tomat mengandung kadar garam yang tinggi.

 

7.      Jus cranberry

Manfaat : mencegah terjadinya sisttits (radang buli-buli). Proanthocyanidin dalam jus cranberry menghentikan perlekatan bakteri yang berbahaya pada dinding buli-buli, dengan demikian menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih.

Jus ini mengandung vitamin C dalam kadar yang sangat tinggi, dan jus ini dijual dengan penambahan gula, karena rasanya pahit tanpa penambahan gula tersebut. Penggunaannya dihindari pada pasien-pasien yang menggunakan obat anti pembekuan darah yaitu warfarin. Hal ini dikemukakan oleh The Committee on Safety of Medicines, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.

 

KERACUNAN ALKOHOL

Posted in Kesehatan on Januari 23, 2008 by rhephi

Jika orang berbicara tentang alkohol umumnya berarti etanol atau etil alkohol yang biasa digunakan dalam minuman beralkohol seperti bir, anggur dan minuman keras. Spiritus yang digunakan untuk pembedahan, kandungan utamanya adalah etanol dengan sedikit methanol. Etanol juga digunakan dalam sediaan obat, pencuci mulut, antiseptic, desinfektan dan kosmetika dan kosmetika seperti aftershave, parfum dan cologne.
Penyalahgunaan alkohol sering terjadi di masyarakat dan penyalahgunaan terus menerus dapat mengakibatkan ketergantungan. Orang yang meracuni dirinya sendiri sering menggunakan obat dengan dosis tinggi yang dicampurkan dengan minuman alkohol

Dosis toksik bahan
Volume distribusi etanol adalah 0,7 l/kg atau kira-kira 50 liter pada rata-rata orang dewasa. Umumnya 0,7 gr/kg etanol murni (kira-kira 3-4 kali minum) akan menghasilkan konsentrasi etanol darah sebesar 100 mg/dl (0,1 gr/dl) yang diperkirakan secara umum akan memabukkan pada kebanyakan orang.
a. Pada kadar 100 mg/dl : cukup untuk menghambat glukoneogenesis dan menyeabkan hipoglikemia tetapi belum sampai menyebabkan koma.
b. Tingginya kadar yang dapat menyebabkan koma yang dalam atau depresi nafas sangat bervariasi, tergantung pada derajat toleransi individu pada etanol. Walaupun kadar di atas 300 mg/dl biasanya sudah dapat menimbulkan koma pada peminum bari, tetapi pada peminum alkohol yang kronis dapat sadar pada kadar 500-500 mg/dl.

Gambaran klinis
Pada keracunan yang ringan hingga sedang akan menunjukkan gejala euforia, inkoordinasi ringan, ataksia, nystagmus, gangguan kesadaran dan reflek meningkat. Hambatan sosial menurun, dan menjadi lebih agresif. Hipoglikemia mungkin terjadi.
Pada keracunan yang berat mungkin menyebabkan koma, depresi nafas, aspirasi paru. Pada pasien ini pupil mata biasanya mengecil, suhu, tekanan darah dan denyut nadi menurun. Rabdomiolisis dapat terjadi pada immobilisasi yang lama.
Penyalahgunaan etanol kronik dapat menimbulkan perdarahan gastrointestinal, sindrom mallory-Weiss atau varises esofagus, pankreatitis, hepatitis, sirosis hati dan ensefalopathi hepatik, hipokalemia, hipofosfoatemia dan hipomagnesemia, defiiensi tiamin, ketoasidosis alkoholik dan penurunan daya tahan terhadap infeksi.
Sindrom putus obat alkohol pada premium alkohol kronik menyebabkan tremulousness, hiperaktif sistem saraf simpatik dan tertawa terbahak-bahak. Kadang-kadang hal ini akan meningkat menjadi delirium tremens, sindrom yang mengancam kehidupan dari hioperaktif otonom yang parah, hipertemia, dan delirium yang mempunyai morbiditas maupun mortalitas yang tinggi bila tidak diobati.

Penatalaksanaan
1. Stabilisasi:
a. Penatalaksanaan jalan nafas
b. Penatalaksanaan fungsi pernafasan : ventilasi dan oksigenasi

2. Dekontaminasi
 Dekontaminasi mata:
Dilakukan sebelum dekontaminasi kulit
 Posisi pasien duduk atau berbaring dengan kepala tengadah dan miring ke sisi mata yang terkena atau terburuk kondisinya.
 Secara perlahan bukalah kelopak mata yang terkena dan lakukan irigasi dengan sejumlah air bersih atau larutan NaCl 0,9% perlahan selama 15-20 menit
 Hindari bekas air cucian mengenai wajah atau mata lainnya
 Jangan biarakan pasien menggosok matanya
 Jika masih belum yakin bersih, cuci kembali selama 10 menit
 Tutuplah mata dengan kain kassa steril dan segera kirim ke dokter mata
 Dekontaminasi kulit (termasuk rambut dan kuku)
 Bawa segera pasien ke air pancuran terdekat
 Cuci (scrubbing) segera bagian kulit yang terkena dengan air mengalir dingin atau hangat dan sabun minimal 10 menit
 Jika tidak ada air, sekalah kulit dan rambut pasien dengan kain atau kertas secara lembut, jangan digossok
 Lepaskan pakaian, arloji dan sepatu yang terkontaminasi atau muntahannya dan buanglah dalam wadah/plastik tertutup
 Penolong perlu dilindungi dari percikan, misalnya dengan menggunakan sarung tangan, masker hidung dan apron. Hati-hati untuk tidak menghirupnya
 Keringkan dengan handuk yang kering dan lembut
 Dekontaminasi gastrointestinal
Karena etanol sangat cepat diabsorpsi maka emesis dan bilas lambung tidak dianjurkan. Kecuali penelanan bahan baru terjadi 30 menit atau dicurigai obat lain juga ikut tertelan.

KERACUNAN BOTULISME

Posted in Kesehatan on Januari 23, 2008 by rhephi

Botulisme adalah suatu bentuk keracunan yang spesifik, akibat penyerapan toksin/racun yang dikeluarkan oleh kuman Clostridium botulinum. Toksin botulinum mempunyai efek yang sangat spesifik, yaitu menghambat hantaran pada serabut saraf kolinergik dan mengadakan sparing dengan serabut adrenergic, Toksin mengganggu hantaran saraf di dekat percabangan akhir dan di ujung serabut saraf.
Kuman clostridium botulinum masuk ke dalam tubuh melalaui saluran cerna. Makanan yang tercemar oleh kuman clostridium. Biasanyaterdapat juga makanan kaleng yang udah habis masa berlakunya. Angka kematian akibat keracunan botulisme ini sangat tinggi.

Gejala Klinis
Botulisme dapat bervariasi sebagai penyakit yang ringan sampai dengan penyakit yan berat dan dapat menimbulkan kematian dalam waktu 24 jam. Bila gejala timbul lebih cepat, maka keadaannya lebih serius dan berat.
Gejala klinis tersebut dapat berupa:
• Mual dan murah
• Rasa lemah, pusing dan vertigo (perasaan berputar-putar)
• Rasa kering pada mulut dan tenggorokan, kadang-kadang disertai rasa nyeri
• Gejala neurologis berupa gangguan penglihatan (mata kabur), disfagia, kelelahan dan diikuti dengan gangguan otot-otot pernafasan.

Penatalaksanaan
Pasien dengan botulisme dapat meninggal karena kegagalan pernafasan. Tindakan segera yang kita lakukan adalah:
• Menjaga jalan nafas tetap terbuka dan mengontrolan vital sign
• Muntahkan korban
• Pemberian susu dan air kelapa dapat dipertimbangkan
• Segera rujuk ke RS

KERACUNAN INSEKTISIDA GOLONGAN ORGANOFOSFAT (CHOLINESTERASE INHIBITOR INSECTICIDES)

Insektisida golongan penghambat kolinesterase sangat toksis dan insiden keracunan oleh bahan ini cenderung meningkat karena senyawa organofosfat banyak digunakan sebagai bahan pengganti untuk DDT, setelah pelarangan DDT di beberapa negara.
Yang termasuk senyawa organofosfat misalnya paration, malation, systox, TEPP, HEPP, OMPA, sedangkan yang lain adalah golongan carbonates misalnya dimethan, matacil.
Insetisida ini bekerja dengan menghambat dan mengaktivasikan enzim asetilkolinesterase. Enzim secara normal menghanurkan asetilkolin yang dilepaskan oleh susunan saraf pusat, ganglion otonom, ujung-ujung saraf parasimpatis dan ujung-ujung saraf motorik hambatan asetilkolinesterase menyebabkan tertumpuknya sejumlah besar asetilkolin pada tempat-tempat tersebut.

Gejala Klinis
• Gejala klinis biasanya muncul dalam 2 jam setelah kontak
• Kejang yang diikuti dengan penurunan kesadaran dan depresi pernafasan
• Penglihatan kabur, kejang perut, muntah dan diare
• Perangsangan kelenjar sekretoris menyebakan rinorea, salivasi, banyak keringat
• Pada kulit menimbulkan gatal-gatal atau dapat menimbulkan ekzem

Penatalaksanaan
• Cegah kontak selanjutnya misal melepaskan pakaian, cici kulit yang terkontaminasi
• Bilas lambung bila racun tertelan
• Kontrol vital sign
• Segera rujuk ke rumah sakit terdekat

FRAKTUR DAN DISLOKASI

Posted in Kesehatan on Januari 23, 2008 by rhephi

A. FRAKTUR
Fraktur adalah terputusnya atau diskontinuitas jaringan tulang

Tanda-tanda fraktur / gejalanya:
Patahnya tulang terasa dan terdengar oleh korban sendiri
Rasa sakit disekitar luka terutama kalau digerakkan
Pembengkakan dan memar pada bagian luka
Deformitas tempat yang patah
Adanya krepitus
Nyeri sumbu dan nyeri tekan

Macam-macam fraktur:
a) Fraktur tertutup
Merupakan patah tulang dimana tidak ada hubungan antara yang patah dengan lingkungan.
b) Fraktur terbuka
Merupakan patah tulang dimana ada hubungan antara yang patah dengan lingkungan luar.

Teknik penatalaksanaan:
a) Pembalutan
Tujuan pembalutan:
• Mencegah kontaminasi
• Digunakan untuk penekanan dalam menghentikan perdarahan
• Memperbaiki suhu tubuh
• Meletakkan sesuatu seperti bidai

Macam-macam pembalut yang dipakai:
• Pembalut
• Pembalut pita gulung atau verband
• Pembalut elastis

b) Pembidaian
Tujuan pemasangan bidai:
• Mempertahankan posisi bagian patah agar tidak bergerak
• Mengurangi rasa nyeri
• Mencegah terjadinya komplikasi
• Memudahkan dalam transportasi korban

Prinsip pemasangan bidai:
• Panjang bidai mencakup 2 sendi
• Bahan yang digunakan sebagai bersifat elastis, tidak mudah patah dan juga tidak terlalu lentur
• Ikatan pada bidai mantap tapi tidak terlalu kuat
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan bidai:
• Sensorik, yaitu dengan memberi rangsangan
• Motorik, yaitu dengan menggerakkan
• Refiling kapiler, yaitu dengan kembali kapiler yang telah dihambat

B. DISLOKASI
Dislokasi adalah keluarnya bongkol sendi dari mangkok sendi

Tanda-tanda Dislokasi:
a) Dislokasi sendi rahang
Terjadi karena menguap atau tertawa terlalu lebar, terkena pukulan keras ketika rahang sedang terbuka.
Penatalakasanaan :
• Rahang ditekan kebawah dengan mempergunakan ibu jari yang sudah dilindungi balutan
• Ibu jari tersebut diletakkan pada geraham paling belakang
• Tekanan tersebut harus mantap tetapi pelan-pelan bersamaan dengan penekanan jari-jari yang lain mengangkat dagu penderita keatas
• Tindakan dikatakan berhasil bila rahang tersebut menutup dengan cepat dan keras
• Untuk beberapa saat penderita tidak boleh membuka mulut lebar

b) Dislokasi sendi bahu
Tanda-tanda korban yang mengalami Dislokasi sendi bahu yaitu:
• Sendi bahu tidak dapat digerakakkan
• Korban mengendong tangan yang sakit dengan yang lain
• Korban tidak bisa memegang bahu yang berlawanan
• Kontur bahu hilang, bongkol sendi tidak teraba pada tempatnya

Penatalaksanaan:
a. Teknik Hennipen
Secara perlahan dielevasikan sehingga bongkol sendi masuk kedalam mangkok sendi. Pasien duduk atau tidur dengan posisi 450 , siku pasien ditahan oleh tangan kanan penolong dan tangan kiri penolong melakukan rotasi arah keluar (eksterna) sampai 900 dengan lembut dan perlahan, jika korban merasa nyeri, rotasi eksterna sementara dihentikan sampai terjadi relaksasi otot, kemudian dilanjutkan. Sesudah relaksasi eksterna mencapai 900 maka reposisi akan terjadi, jika reposisi tidak terjadi, maka
b. Teknik Stimson
Pasien tidur tengkurap, kemudian tangan yang dislokasi digantung tempat tidur diberi beban 10-15 pound selama 30 menit biasanya akan terjadi reposisi jika tidak berhasil dapat ditolong dengan pergerakan rotasi dan kemudian interna
c) Dislokasi sendi panggul
Tanda-tanda klinis terjadinya dislokasi panggul:
• Kaki pendek dibandingkan dengan kaki yang tidak mengalami dislokasi
• Kaput femur dapat diraba pada tanggul
• Setiap usaha menggerakkan pinggul akan mendatangkan rasa nyeri

Penatalaksanaan :
Usahakan perbaikan hanya dapat dilakukan di Rumah Sakit. Oleh karena itu kirim korban ke rumah sakit dengan diberi bantalan dibawah lutut dan kaki untuk membatasi gerakan-gerakan selama diperjalanan.

Asam Lemak Omega 9

Posted in Kesehatan on November 26, 2007 by rhephi

Asam Lemak Omega 9

dan Manfaatnya bagi Kesehatan

 

Oleh: Prof. DR. Ir. Tien R Muchtadi MS

      Lemak/minyak merupakan salah satu jenis makanan yang banyak digunakan untuk diet sehari-hari. Hal ini disebabkan oleh keuntungan lemak/minyak yang telah dirasakan oleh segenap lapisan orang, yaitu untuk meningkatkan cita rasa, memperbaiki tekstur, dan pembawa flavor, disamping fungsi fisiologis dan sebagai sumber enerji.

     Beberapa hal yang mempengaruhi sifat-sifat minyak adalah asam lemak penyusunnya, yaitu asam lemak jenuh (saturated fatty acid/SFA) dan asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid/UFA), yang terdiri atas mono-unsaturated fatty acid (MUFA) dan poly-unsaturated fatty acid (PUFA) atau high unsaturated fatty acid. Para ahli biokimia dan ahli gizi lebih mengenalnya dengan sebutan asam lemak tak jenuh Omega 3, Omega 6 dan Omega 9.

     Makan (diet sehat) erat kaitannya dengan diet jantung sehat. Hal ini disebabkan oleh isu penyakit jantung koroner (PJK) yang merupakan salah satu penyebab kematian peringkat atas di Indonesia. Penyakit jantung banyak kaitannya dengan pangan yang kita konsumsi. Makanan yang sangat erat hubungnnya dengan PJK antara lain serat makanan, protein dan lemak/minyak. Di antara ketiga faktor tersebut, konsumsi minyak dan lemak merupakan faktor paling dominan dan mendapat perhatian paling luas.

     Studi pengaruh konsumsi minyak/lemak terhadap PJK sudah dimulai pada pertengahan 1950-an oleh Ahren, Kinsell, Keys dan Hegsted serta formula Keys yang disempurnakan oleh Hegsted. Sampai pertengahan 1980-an kebanyakan penelitian tentang saturated fat menyatakan terjadinya peningkatan kolesterol. Sebenarnya hal ini sangat bergantung pada panjang rantai karbon, terutama C12:0 dan C14:0, yang berasal dari bahan bakunya. Sebaliknya, PUFA mempunyai pengaruh yang dapat menurunkan kolesterol sedangkan MUFA pada saat itu belum mendapat perhatian khusus.

     Perkembangan selanjutnya menunjukkan ternyata mengkonsumsi PUFA (Omega 6) yang berlebihan tanpa diimbangi konsumsi Omega 3 memang dapat menurunkan LDL kolesterol, akan tetapi HDL kolesterol juga dilaporkan ikut mengalami penurunan. Selain itu, keseimbangan antara Omega 3 dan Omega 6 terganggu, menyebabkan darah mudah menggumpal. Kedua hal ini tidak menguntungkan karena rasio LDL/HDL (Indeks PJK) yang menurun dan mudahnya darah menggumpal tidak dapat mencegah terjadinya PJK, bahkan dapat memicu terjadinya PJK.

     Pada 1985 Grundy dan 1987 Mensink menyatakan bahwa MUFA dapat menurunkan kolesterol (LDL-kolesterol) sehingga MUFA mulai mendapat perhatian. Salah satu jenis MUFA adalah Omega 9 (Oleat) yang berdasarkan penelitian pada 1992, 1998, 1999 dan 2000, menyimpulkan bahwa Omega 9 memiliki daya perlindungan yang mampu menurunkan LDL kolesterol darah, meningkatkan HDL kolesterol yang lebih besar dibanding Omega 3 dan Omega 6, lebih stabil dibandingkan dengan PUFA. Hal ini dapat dilihat dari masyarakat yang hidup di kawasan Mediteranian yang jarang ditemukan penderita jantung koroner karena tingginya konsumsi Omega 9 dan Omega 3. Sedangkan di kawasan barat (AS dan Eropa) konsumsi lemaknya memiliki rasio 10:1 (Omega 6, Omega 3), yang dianggap tidak sehat.

     Berdasarkan penelitian dan kajian epidemilogi di atas, mulai terjadi perubahan pandangan dari konsumsi minyak kaya Omega 6 dan Omega 3 dengan kembali mengkonsumsi minyak yang berimbang yaitu 30% saturated fat, 40% MUFA (Omega 9) dan 30% PUFA (Omega 6 dan Omega 3).

     Minyak sawit memiliki karakteristik asam lemak utama penyusunnya terdiri atas  35 – 40% asam palmitat, 38 – 40% oleat dan 6 – 10% asam linolenat serta kandungan mikronutriennya seperti karitenoid, tokoferol, tokotrienol dan fitosterol. Di samping itu keunggulan minyak sawit sebagai minyak makan adalah tidak perlu dilakukan parsial hidrogenasi untuk pembuatan margarin dan minyak goreng (deep frying fat), trans-fatty acid rendah, dan unit cost murah. Klaim produk  minyak sawit sebagai produk sehat telah banyak dilakukan penelitian mendasar, sehingga klaim unggulannya mempunyai dasar yang kuat. Meskipun minyak sawit mengandung MUFA (Omega 9) cukup tinggi, kandungan asam lemak jenuhnya (palmitat) juga tinggi yaitu 40%. Namun, asam palmitat yang ada dalam minyak sawit mempunyai nilai positif karena dapat menurunkan kolesterol LDL.

     Sebagai penutup, dapat disampaikan bahwa asam lemak Omega 9 dapat mencegah PJK (teruji secara laboratoris dan epidemilogis), di mana penelitian yang dilakukan selalu menggunakan minyak dengan kadar asam lemak jenuh yang rendah (sekitar 5%). Ada hasil riset yang menyatakan bahwa Omega 6 dalam bentuk tunggal memiliki sifat negatif karena berkaitan dengan peningkatan produksi eicosanoids (stimulan pertumbuhan tumor pada binatang percobaan). Namun dengan adanya  Omega 9 dan Omega 3, dalam proporsi yang sesuai akan memiliki potensi memblokir produk senyawa eicosanoids tersebut, sehingga lagi-lagi peran Omega 9 dapat mencegah stimulasi negatif Omega 6.

(Media Indonesia, 29 November 2000)     

BAHAYA SUMPIT…………..

Posted in Kesehatan on September 27, 2007 by rhephi

didapat dari mas salman

Tahukah anda, bagaimana sumpit dibuat ?

  1. Dipotong dari pohon bambu
  2. Diproduksi oleh industri rumah tangga (contoh gambar dari Vietnam Tengah)
  3. Di “putihkan” dengan menggunakan sulfur dan hidrogen peroxida (tanpa disinfektan)
  4. Proses pengeringan seadanya
  5. Di kemas seadanya juga untuk di export ke luar negeri
  6. Pengiriman ke luar negeri menggunakan kapal laut (terlalu mahal jika menggunakan pesawat). Dibutuhkan waktu yang cukup lama, contohnya 1 bulan dari Vietnam ke Taiwan. Sementara itu, sumpit yang dikemas dengan seadanya akan sangat besar sekali kemungkinan untuk terkontaminasi oleh kotoran/sarang tikus dan kecoa.
  7. Proses pengemasan (tanpa disinfektan). Contoh kasus, untuk setiap penerimaan kargo sumpit di taiwan, akan langsung di distribusikan ke industri rumahan yang akan mengerjakan pengemasannya, dan tanpa proses disinfektan (sterilisasi) akan langsung dikirim ke restoran-restoran sebagai titik akhir distribusi.
  8. Dan langsung masuk ke mulut Anda
  9. Tahukah Anda, bahwa ada ribuan bahkan jutaan monyet yang menetap di dalam sumpit ?
  10. Sudah kelihatan belum monyet-monyet tersebut ?
  11. Inilah wajah monyet-monyet tersebut. Semua sisa cairan (pemutih, sulfur, hidrogen peroxida, kotoran tikus, kotoran kecoa, telor kecoa, telor ulat dsb) akan terus menetap di lubang-lubang kecil tersebut sampai Anda menggunakannya.

Pernahkan Anda mendengar kasus keluarnya ulat dari sumpit saat digunakan di mangkok kuah yang panas ?

Sebuah percobaan yang dilakukan oleh pelajar sekolah dasar :

  1. Rendamlah sumpit bambu ini ke dalam air selama 1 minggu, airnya akan menjadi BAU.
  2. Kacang polong yang ditanam dengan air rendaman ini akan tumbuh lebih lambat, dan berhenti tumbuh ketika mencapai 5-6 cm dan kemudian mati.
  3. Asap pembakaran dari sumpit ini akan bersifat asam.

Cara terbaik adalah bawalah sumpit Anda sendiri.

Sebuah pohon yang berusia 20 tahun bisa menghasilkan sumpit sebanyak 3000 sampai 4000 pasang. Taiwan menggunakan sumpit sebanyak 100 triliun pasang setiap tahun, artinya 29 juta pohon hilang setiap tahunnya. Dengan begitu banyaknya sisa-sisa penggunaan sumpit, apakah tidak mungkin ada orang yang demi keuntungan semata, melakukan pendaurulangan kembali sumpit-sumpit sisa pakai tersebut dengan cara diatas (sulfur dan hidrogen peroxida) untuk dijual kembali ???? Carilah di google dengan keyword “Chopstick controversy” ( Chopstick controversy: China eats its forest away – http://findarticles.com/p/articles/mi_m0JQP/is_311/ai_30130478 )

Sumber http://67.19.222.106/food/graphics/scarychopstick.pdf